Arkeolog Swedia Temukan Harta Bangsa Viking Bertuliskan Arab

8 04 2008

Harta orang Viking berupa koin-koin dan koleksi perak bertuliskan Arab ditemukan di dekat Arlanda. Sebelum ini juga ditemukan di Inggris. Ada hubungan dengan Islam?

Selasa lalu, arkeolog dari Dewan Peninggalan Nasional Swedia menemukan sebuah koleksi barang berharga berupa perak di era bangsa Viking yang paling besar. Selain itu juga berupa uang logam yang ditemukan di dekat bandara Stockholm.

Menariknya, koin-koin harta temuan itu bertuliskan Arab dan tulisan “La ilaaha Illallah” . Juga ada petunjuk di mana dicetak dan tanggalnya.

Sekitar 470 koin ditemukan sejak 1 April dan tertera abad ke 7 sampai 9, di saat para pedagang bangsa Viking bepergian secara luas.
Menurut data, sudah tidak pernah ada temuan serupa di Swedia sejak tahun 1880.

Kebanyakan dari koin-koin itu dicetak di Baghdad dan Damaskus, tetapi sebagian berasal dari Persia dan Afrika Utara, ujar ahli arkeologi Karin Beckman-Thoor.

Awalnya, tim dari Kelompok Dewan Peninggalan Nasional Swedia (Swedish National Heritage Board) baru saja memulai memindahkan suatu timbunan batu di lapangan, “Ketika kita tiba-tiba menemukan satu koin dan tidak bisa memahami mengapa itu ada di sana,” ujar Karin Beckman-Thoor sebagaimana dikutip situs BBC News.

“Kita melanjut penggalian dan menemukan lebih banyak koin-koin dan menyadari nya sebagai suatu timbunan bangsa Viking.” Koin-koin itu ditinggalkan di sana sekitar 850 M”, ujarnya.

Timbunan bangsa Viking seperti itu juga ada di Gotland –suatu pulau besar di Swedia dekat kepulauan Baltic, jelasnya.

“Tidak ada bangsa Viking yang dikuburkan pada lokasi ini –kuburan itu jauh lebih tua. Barangkali Vikings memikirkan timbunan itu akan dilindungi oleh para nenek moyang,” ujar M Beckman-Thoor.

Bangsa Vikings bepergian secara luas melalui perjalanan laut di dalam daerah Baltic dan Rusia di akhir abad ke-8 sapai 11. Mereka dikenal bepergian jauh meliputi Afrika Utara sampai Constantinople (sekarang Istanbul, Turki).

“Ini menunjukkan bahwa orang yang tinggal di tempat mempunyai kontak jauh,” ujar arkeolog Karin Beckman-Thoor.

Viking adalah suku bangsa dari Skandinavia yang berprofesi sebagai pedagang, peladang, dan paling terkenal sebagai perompak (seringkali setelah gagal berniaga) yang di antara tahun 800 dan 1050 menjarah, menduduki dan berdagang sepanjang pesisir, sungai dan pulau di Eropa dan pesisir timur laut Amerika Utara, serta bagian timur Eropa sampai ke Rusia dan Konstantinopel.

Juli tahun lalu, di Inggris juga pernah ditemukan peninggalan berharga serupa. Temuan merupakan rekor dalam kurun 150 tahun terakhir oleh seorang ayah dan putranya dengan detektor logam di Yorkshire.

David dan Andrew Whelan menemukan peninggalan dari abad ke-10 tersebut di Harrogate pada bulan Januari. Barang-barang yang ditemukan berupa 617 buah koin perak dan 65 barang lainnya seperti gelang emas dan cawan berlapis perak. Keduanya segera melaporkan barang-berang tersebut ke Museum Inggris untuk diteliti ahlinya.

“Ini benar-benar sangat langka, hanya ada beberapa temuan sejenis di seluruh dunia,” ujar Dr. Jonathan Williams, ahli sejarah di Museum Inggris. Ia mengatakan temuan ini mengungkap informasi-informasi baru tentang sejarah Inggris pada awal abad ke-10. menurutnya cawan yang berisi koin dan barang-barang dari logam mulia tersebut dibuat di Inggris atau Jerman pada tahun 900-an.

Temuan ini setidaknya menunjukkan ada kontak dan hubungan antara Islam dan bangsa di Eropa. [www.thelocal.se/bbc/cha/www.hidayatullah.com]

Iklan

Aksi

Information

One response

31 12 2008
Rangga

ck..ck..ck….subhanallah…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: