Pangeran Charles Cium Tanah Jambi

3 11 2008

JAMBI – Hujan tidak membuat Putra Mahkota Inggris Pangeran Charles menunda perjalanan ke pedalaman hutan Jambi. Didampingi Menteri Kehutanan RI MS Kaban dan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin, kemarin sore (2/11), Charles mengunjungi Hutan Harapan (Harapan Rainforest) di Desa Bungku, Bajubang, Kabupaten Batanghari. Di tempat itu, Putra Ratu Elizabeth II itu mengaku kagum dengan kawasan restorasi hutan oleh PT Reiki tersebut. Bahkan, sebelum seremoni menanam pohon, ahli waris tahta raja Inggris itu sempat mengambil segenggam tanah dan menciumnya.
”Tanah Indonesia memang bagus,” ujarnya yang disambut tepuk tangan seluruh rombongan. Dalam kunjungan Charles kemarin terungkap pula bahwa sekitar 7.000 hektar dari 49 ribu hektar Hutan Harapan ternyata digarap secara ilegal oleh warga. Saat itu rombongan Pangeran Charles yang menggunakan jalur darat tiba di lokasi base camp Hutan Harapan sekitar pukul 14.00 WIB –perjalanan darat sekitar tiga jam dari Kota Jambi.
Di sana, Pangeran Charles disambut Menteri Kehutanan RI MS Kaban, Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin, Bupati Batanghari Syahirsah, Wakil Bupati Sarolangun Cek Endra, dan pengurus Hutan Harapan. Begitu sampai, pangeran kerajaan Inggris itu langsung menuju tempat restorasi tanaman, tak jauh dari mobil Lexus berpelat “Tamu Negara” diparkir. Pangeran Charles lalu mengitari areal base camp Hutan Harapan tersebut. Di lokasi, pengamanan terlihat ekstra ketat. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), personel TNI-Polri, bahu-membahu membentuk pagar betis yang statis. Hampir tak ada ruang gerak bagi wartawan sejak pertama Pangeran Charles menginjakkan kaki di lokasi. Sekitar satu jam kemudian, Pangeran Charles memasuki kantor base camp Hutan Harapan didampingi pengurus Hutan Harapan. Menhut, Gubernur, Bupati Batanghari, dan pengunjung lain terpaksa menunggu di luar bangunan papan ukuran sekitar 5×10 meter yang pintunya tertutup itu.
“Rencananya ada sepuluh kawasan hutan di Indonesia yang akan direstorasi. Jambi salah satunya,” ungkap MS Kaban di sela-sela acara. Dari sepuluh kawasan itu, Jambi merupakan daerah pertama pelaksanaan restorasi. Momen ini diharapkan bisa mengangkat nama Jambi di mata internasional. “Restorasi oleh PT Reiki ini baru pertama kalinya di Indonesia,” tegasnya semangat. PT Reiki merupakan pelaksana restorasi Hutan Harapan. Untuk pengelolaan rain forest di Jambi, Menhut telah memberi izin konsesi selama 90 tahun.
Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin senang atas kedatangan Pangeran Charles di Jambi. Menurutnya, kedatangan pangeran itu sangat mendukung upaya pembentukan kawasan hutan lindung. Sementara Bupati Batanghari Syahirsah saat dikonfirmasi, membenarkan adanya okupasi oleh warga terhadap lahan Hutan Harapan. Katanya, dari 58 hektar lahan eks PT Asialog, 49 ribu hektar berada di Batanghari, selebihnya di Sarolangun. Nah, 7.000 hektar ternyata sudah diduduki warga secara ilegal. “Itu memang benar. 7.000 hektar sudah diokupasi warga. Yang jelas bukan warga dari Batanghari,” ungkap Sahirsyah.
Ditambahkan, begitu mengetahui adanya pembalakan liar dan jual-beli lahan hutan tersebut, dia langsung memerintahkan Camat Bajubang untuk membentuk tim pencari fakta. Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti soal jual-beli lahan di hutan tersebut. “Nanti kalau sudah ada kita akan segera laporkan ke Gubernur,” tandasnya.

Sumber: Jambi Independent Online

Iklan

Aksi

Information

One response

3 11 2008
bangkahoeloe

ya musti gitu,… dulu bangsa asing sebelum menjajah bumi nusantara, nyium dulu tanah…. kalau cocok baru dijajah… hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: